PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP WACANA KEBERADAAN PARTAI MAHASISWA

Author juniantama ade putra Category

PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP WACANA KEBERADAAN PARTAI MAHASISWA

(Studi Pada Aktivis Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di Universitas Lampung)



Oleh :
Rizki Hudi Oentoro
2007


Terjadinya degradasi partisipasi mahasiswa dalam dunia lembaga kemahasiswaan di Universitas Lampung dalam kurun waktu tiga tahun terakhir menjadi perhatian yang sangat besar bagi para mahasiswa aktivis lembaga kemahasiswaan. Degradasi partisipasi ini terlihat pada tahun 2005-2006, pencalonan Presiden-Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas, Anggota Dewan Perwakilan Mahasiswaa (DPM) Universitas, Gubernur BEM Fakultas, Anggota DPM Fakultas hingga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)/Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan Unit Pelaksana Teknis (UPT)/Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) minim partisipasi pencalonan dari mahasiswa. Selain itu program kerja yang dilakukan oleh lembaga kemahasiswaan terkadang jauh dari disiplin ilmu yang ada. Maka untuk mengatasi hal tersebut lahir dua wacana solusi yaitu revitalisasi lembaga kemahasiswaan dan pembentukan partai mahasiswa. Solusi wacana pembentukan partai mahasiswa menjadi issu sangat besar sehingga timbul pro dan kontra yang dilontarkan oleh pimpinan lembaga kemahasiswaan yang memiliki back ground Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Penelitian ini mencoba meneliti perbedaan persepsi kader-kader HMI dan KAMMI dalam melihat wacana pembentukan partai mahasiswa. Persepsi diartikan sebagai suatu proses cara pandang seseorang yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal terhadap suatu obyek yang sama dalam bentuk pengetahuan sehingga dapat memberikan motivasi seseorang tersebut untuk melakukan tindakan-tindakan berupa kognitif yang timbul dari cara pandang tersebut.

Penelitian ini menggunakan metode Explanatory atau Comfirmatory Research. Persepsi yang akan diteliti adalah mengenai pengetahuan responden terhadap wacana penerapan partai mahasiswa dan Fungsi serta partai mahasiswa. Populasi yang ada adalah 827 dari HMI dan 655 dari KAMMI, dari populasi tersebut diambil responden berjumlah 42 dari HMI dan 42 dari KAMMI dengan menggunakan cluster sampling. Semua responden berstatus anggota biasa sehingga dapat dikatakan sebagai aktivis mahasiswa. Dalam pengumpulan data menggunakan quisioner dan dokumentasi yang menunjang penelitian ini. Analisis data yang digunakan dengan metode Chi Kuadrat sehingga nantinya akan terlihat signifikan atau tidaknya perbedaan persepsi tersebut.

Pewacanaan penerapan partai mahasiswa dalam Student Government Universitas Lampung yang tertuang dalam amandemen Konstituisi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Lampung 2005 menjadi polemik diantara mahasiswa. Kelompok yang pro dan kontra tersebut memiliki back ground organisasi eksternal yang berbada. Pada hipotesa menerangkan bahwa yang pro dan kontra menggunakan lembaga kemahasiswaan yang telah ada untuk menyikapi wacana penerapan partai mahasiswa. Pemimpin dari lembaga kemahasiswaan yang pro dan kontra tersebut banyak yang berasal dari HMI dan KAMMI. Secara laten telah terjadi polemik antara HMI dan KAMMI dalam wacana penerapan partai mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan kesimpulan sebagai berikut :

1. Pengetahuan responden antara HMI dan KAMMI secara mayoritas mangetahui wacana penerapan partai mahasiswa dalam student goernment Universitas Lampung.

2. Terjadi perbedaan persepsi antara responden HMI dan KAMMI dalam berpersepsi mengenai partai mahasiswa. Responden HMI secara mayoritas menolak penerapan partai mahasiswa dalam student government Universitas Lampung sedangkan responden KAMMI secara mayoritas mendukung penerapan partai mahasiswa dalam student government Universitas Lampung. Dengan demikian terjadi perbedaan persepsi yang signifikan antara kader HMI dan KAMMI dalam memandang wacana penerapan partai mahasiswa dalam student government Universitas Lampung.

3. Perbedaan persepsi ini terjadi dalam hal ketika melihat fungsi partai mahasiswa (sebagai artikulasi, sosialisasi, rekruiment, pengatur konflik, pendidikan politik dan alat merebut serta mempertahankan kekuasaan). Persepsi kader KAMMI memandang bahwa fungsi partai mahasiswa tersebut layak dilakukan oleh partai mahasiswa, tetapi responden HMI memandang fungsi seperti itu cukup dilakukan oleh lembaga kemahasiswaan saja. Selain itu ketika melihat dampak penerapan partai mahasiswa, responden HMI secara mayoritas berpersepsi bahwa penerapan partai mahasiswa akan menimbulkan efek negatif bagi student government. Sedangkan responden KAMMI secara mayoritas berpersepsi bahwa partai mahasiswa akan berdampak positif bagi student government.

4. Polarisasi gerakan HMI dan KAMMI berpolarisasi gerakan sama, bahwa antara HMI dan KAMMI memiliki kesamaan ideologi yaitu berideologi keagamaan Islam dan ada kesamaan pola gerakan yang bersifat kultural, bermoral, menerima kompromi serta evolusi, tetapi dalam melakukan pergerakan di Kampus, kedua organisasi tersebut berbeda pandangan khususnya pandangan atau persepsi mengenai penerapan partai mahasiswa dalam Student Government di Universitas Lampung. Dengan demikian persamaan ideologi dan juga persamaan pola gerakan orgainisasi tidak dapat menyamakan persepsi kader kedua organisasi tersebut dalam melakukan gerakan di kampus.

Catatan Kecilku..

Author juniantama ade putra Category

Kepada siapa anda berani mempercayakan sebuah rahasia tentang diri anda yang sangat secret? Apakah kepada seorang sahabat ? Sahabat seperti apa?

Pertanyaan itu membuat saya tersentak karena baru saja saya mendengar semua unek-unek dan hal-hal yang sangat pribadi tentang sahabat baruku ini. Pertemuan itu sangat special, bertemu muka dan saling bercanda, membahas hal-hal rohani, politik dan bisnis. Tiba-tiba beliau bertanya kepada saya lagi: ”Siapa yang rela memberi nyawanya untuk seorang sahabat?”.

“PERSAHABATAN ITU INDAH”. Dulu saya belum tahu apa efek dari sebuah persahabatan itu. Ternyata persahabatan itu bisa meruntuhkan benteng-benteng segala kepentingan agama, ras dan golongan bahkan faham. Pak Ranto menambahkan bahwa Persahabatan bisa menembus segala kemunafikan, namun persahabatan itu ada tingkatan yaitu:

1. Persahabatan yang bermotif,
yaitu persahabatan yang digerakkan oleh sebuah motivasi yang tersembunyi dan sulit untuk diterka. Persahabatan seperti ini tidak berumur panjang sebab jika motivasinya sudah tercapai maka persahabatan itu bubar, diakhiri dengan kekecewaan. Banyak orang merelakan faham dan agamanya dikhianati karena motivasi uang, bahkan ada yang sangat berpura-pura baik seakan-akan bagaikan seorang NABI, tetapi tujuan akhir persahabatannya adalah “PENGKHIANATAN”. “kita sering sekali terjebak dalam kesulitan yang luar biasa karena tertipu oleh topeng para sahabat yang palsu ini”, Kita sering sekali dikhianati, bahkan priuk nasi kita dibocorkan di media online, tragis sekali. Contohnya, seseorang yang memiliki posisi sebagai “Pemuka Agama, sebut saja pendeta, datang mencari kerja tambahan di kantor saya, seperti free lance begitu, ternyata sekian lamanya tidak membuahkan hasil, lalu dia menagih upahnya selayaknya seorang karyawan upahan. Kawan ini menceritakan peristiwa itu kepada semua orang, dia menagihnya melalui tulisan di situs internet, tidak bicara ke saya, pada hal setiap kami bertemu selalu saya titipkan sesuatu kepada putra-putrinya. Persahabatan yang konyol, membuat saya trauma dengan orang yang penampilannya baik dan manis, tetapi memiliki motivasi terselubung.

2. Persahabatan yang bersyarat,
yaitu persahabatan yang selalu menuntut imbalan dari apa yang pernah diberikan. Persahabatan ini juga tidak langgeng karena sangat sulit memenuhi semua keinginan orang lain yang tak ada batasnya. Katanya “Kalau kita memberi hati, dia minta jantung”, wah saudara-saudara, sungguh pengetahuan saya bertambah malam ini. Saya tahu dari banyak peristiwa yang dialami oleh beliau, patut kita belajar dari sisi ini. Saya hanya bisa berterima kasih kepada Pak Ranto, semoga pertemuan kita ini memiliki motivasi yang tulus. Bagi saya sangat bermanfaat pertemuan ini, sekalipun sudah larut malam, namun persahabatan ini sangat berarti Semoga saya tidak meminta imbalan dari sebuah kepercayaan bapak, yang berani bercerita panjang lebar kepada saya. Tambahnya “persahabatan nomor dua ini, sering saya sebut sebagai ……persahabatan jikalau…..artinya persahabata jikalau, contohnya jika anda baik, maka saya juga baik, jika anda begini, maka saya juga begini, jika anda sayang aku juga sayang …. dan seterusnya”. Saya terkagum-kagum untuk sebuah petuah ini, saya bangga padanya, semoga panjang umur.

3. Persahabatan yang murni dan sejati,
yaitu persahabatan tanpa motif dan tanpa syarat. Katanya, “Persahabatan ini saya sering sebut persahabatan walaupun” artinya “walaupun engkau tidak setia, namun kau tetap sahabatku, …. walaupun engkau mengkhianati persahabatan kita karena uang, atau karena politik ataupun karena apapun yang ada di dunia ini, engkau tetap sahabatku”. Saudara, saya terpukau, sejenak aku terpaku dikursi “cafetaria tua itu” seakan-akan saya baru melihat dunia yang sesungguhnya, karena saya tahu siapa diri saya sekarang, seorang sahabat yang setia, semoga aku tidak mengkhianati persahabatan yang baru saja kami mulai malam ini.

Lalu, bagaimana menjawab pertanyaan di atas? kepada siapa kita bisa mempercayakan sesuatu yang berharga dalam diri kita, yaitu hal yang sangat rahasia (secreat) banget? Siapa yang rela mati demi seorang sahabatnya? Siapa yang rela memberi diri kepada mereka yang yang papah/miskin, kepada mereka yang cacat, kepada mereka yang berpenakit menular? Siapa DIA yang rela mati demi keselamatan orang yang sepatutnya dihukum mati karena berbuat jahat? Mungkinkah kita seorang sahabat yang jahat? Kita tidak menghargai bantuan orang dimasa lalu, kita mengkhianti mereka yang sangat percaya kepada kita, oh …. luar biasa, ada dorongan pertobatan rasanya dari pembicaraan yang penuh kharisma ini. Pantas saja anda di puja dan kadang dibenci, kadang disanjung tetapi masih ada juga yang mencaci.

sedikit goresan pena yang lama tersimpan..!!! ( part 4 )

Author juniantama ade putra Category

It is love or not??
Ada banyak sekali alasan. Salah satunya adalah karena dalam proses pra-hubungan dan inisiasi hubungan romansa, cinta sama sekali tidak memegang peranan apapun. Apapun perasaan yang timbul dalam tubuh kamu itu ditimbulkan oleh gejolak biologis (hormon) dan psikologis (impian, ekspektasi). Bahkan bila kamu sudah menjalani hubungan di bulan kedua dan ketiga pun, rasa kelekatan (attachment) yang kalian rasain itu masih berbentuk candu bio-psikis.

Harapan dan kehausan akan cinta seringkali menjadi faktor penghambat, batu sandungan ketika kamu mendekati lawan jenis yang disukai. Ada banyak sekali things about Love you need to UNLEARN, tapi saya tidak akan menjelaskannya disini cos itu hanya dibagikan eksklusif dalam live trainings. Tetapi saya akan sedikit berbagi analogi menarik ini..


Apakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu berdebar kencang dan suaramu tercekat di dadamu? Itu bukan Cinta, itu NGAREP.

Apakah kamu merasa terdorong untuk tidak melepaskan pandangan atau mata darinya setiap saat? Itu bukan Cinta, itu NAFSU.

Apakah kamu menginginkannya karena kamu tahu ia ada di sana dan bersama-samanya pasti terasa menyenangkan? Itu bukan Cinta, itu KESEPIAN.

Apakah kamu mencintainya karena itu yang diajarkan semua orang yang kamu kenal? Itu bukan Cinta, itu LOYALITAS.

Apakah kamu tetap tinggal untuk pengakuan cintanya karena kamu tidak ingin melukai hatinya? Itu bukan Cinta, itu BELAS KASIHAN.

Apakah kamu ada disana karena dia mencium atau memegang tanganmu? Itu bukan Cinta, itu KURANG PEDE.

Apakah kamu menjadi miliknya karena pandangan matanya membuat hatimu melompat? Itu bukan Cinta, itu TERGILA-GILA.

Apakah kamu memaafkan kesalahannya karena kamu memperdulikannya? Itu bukan Cinta, itu PERSAHABATAN.

Apakah kamu mengatakan padanya bahwa setiap hari hanya dia yang kamu pikirkan? Itu bukan Cinta, itu DUSTA.

Apakah kamu rela memberikan seluruh hal yang kamu senangi untuk kepentingan dirinya? Itu bukan Cinta, itu KEMURAHAN HATI.

Jadi cinta itu apa?

blog-indonesia.com
Share |
MY SHOUTMIX
ShoutMix chat widget
Theme by New wp themes | Bloggerized by Dhampire